Belajar Pertanian Organik bersama pak Sugiyanto
24 Januari 2014
Seiring dengan kemajuan di bidang pertanian ternyata memberikan beberapa dampak negatif akibat penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Tanah sawah menjadi kurang subur dan tanaman pun rentan terhadap hama dan penyakit. Untuk mengatasi hal tersebut maka banyak petai mulai kembali ke penggunaan sistem pertanian organik.
Salah satu nara sumber yang sudah berpengalaman di bidang pertanian organik adalah Bapak Sugiyanto yang beralamat di desa Solowire kec. Kebun Agung Kab. Demak.. beliau sudah mempraktekkan pertanian organik selama kurang lebih 6 tahun. Beliau mengatakan sangat mudah untuk menerapkan sistem pertanian organik. Semua bahan pembuatan pupuk dan petisida organik dapat diambil dari lingkugan sekitar. Jadi tidak perlu biaya yang mahal. Contohnya kotoran ternak, air cucian beras, air kelapa, dan sampah organik sangat banyak di sekitar rumah yang ada di pedesaan.
Pelajaran pertama dari pertanian organik adalah fermentasi bahan bahan organik dengan menggunakan MOL (mikro organisme lokal ) yang terbuat dari fermentasi batang pisang atau keong mas. fermentasi dapat dilakukan dengan menggunakan tong atau ember bekas yang di atasnya diberi tutup yang dilubangi terlebih dahulu. hal yang harus diperhatikan selama fermentasi adalah selama fermentasi tidak boleh terkena sinar matahari langsung karena fermentasi akan gagal.
Gambar. Pembuatan MOL
Sekarang tinggal mempraktekan di rumah
blog ini berisi tentang berbagai pengalaman di bidang geografi dan agribisnis serta catatan petualangan mencari ilmu yang bermanfaat
Senin, 27 Januari 2014
Selasa, 15 Oktober 2013
Islam dan wirausaha
Islam dan wirausaha
Islam
adalah agama yang sempurna dan menjadi pedoman seluruh kegiatan manusia. Lha
apakah islam juga memiliki pedoman untuk menjadi kaya???
Jawabnya
dengan lantang dan keras IYA.....
Tapi
kok banyak umat islam yang hidup di zona pas-pasan secara ekonomi???
Jawabnya
kita belum mempraktekkan pedoman agama secara baik dan benar.
Buktinya
apa islam mendorong kita jadi pengusaha????
Bukti
yang paling otentik dan orisinil adalah nabi kita nabi Muhammad SAW adalah
seorang pengusaha. Para khulafaur rasyidin juga pengusaha. Lha kenapa umatnya
tidak meniru nabinya???
Lalu
kita lihat dari rukun islam, rukun islam ke 3 adalah zakat dan rukun islam ke 5 adalah
naik haji. Bisakah itu semua dilakukan
tanpa uang atau harta benda, tentunya tidak bisa. Secara tersirat hal tersebut
menunjukkan umat islam harus berusaha untuk memakmurkan umatnya.
Jaadi....jangan
takut jadi pengusaha.....tapi pengusaha yang jujur, halal dan banyak bersedekah
okey...
Tips Islami dalam menjemput rejeki dan
mewujudkan impian
Islam
memiliki cara yang berbeda untuk menjadi pengusaha dunia akhirat. Ini adalah
tipsnya
1. Mintalah doa orang tua terutama ibu untuk mendoakan kita agar
kelak dapat mewujudkan impian kita
2. Shalat tahajud, karena dengan shalat tahajud tahu-tahu
harapan terwujud...
3. Shalat dhuha karena shalat dhuha itu doanya para
pengusaha
4. Sedekah minimal 10 % dari yang kita terima, misalkan
dalam satu bulan uang jajan kita sebesar 50 ribu rupiah, maka disedekahkan 5
ribu rupiah. Sedekah sangat terbukti memudahkan urusan rejeki dan mempercepat
mewujudkan impian.
5. Banyak berdzikir, boleh sambil belajar atau bekerja atau
dalam perjalanan atau kapan saja yang disukai
6. Berusaha , belajar dan bekerja optimal
7. Selalu Bersyukur
8. SO nggak perlu ke
mbah dukun ya.... lha wong dukunnya aj nggak kaya...2x n nggak pinter2x he....
Langganan:
Postingan (Atom)


